JOB COSTING SYSTEM
Dalam job costing system, cost object adalah unit
atau beberapa unit produk atau jasa yang berbeda yang disebut pekerjaan. Setiap
pekerjaan umumnya menggunakan jumlah sumber daya yang berbeda. Produk atau jasa
biasanya merupakan unit tunggal. Karena produk dan layanan berbeda, job costing
system digunakan untuk mengakumulasi biaya secara terpisah untuk setiap produk
atau jasa.
Process-costing
system.
Dalam process costing system, cost object adalah
massa unit yang identik atau mirip dari suatu produk atau jasa. Dalam setiap
periode, process costing system membagi biaya total produksi dari produk atau
layanan yang identik atau serupa dengan jumlah total unit yang diproduksi untuk
mendapatkan biaya per unit. Biaya per unit ini adalah biaya unit rata-rata yang
berlaku untuk masing-masing unit yang identik atau serupa yang diproduksi dalam
periode tersebut.
Actual
costing adalah sistem penetapan
biaya yang menelusuri direct cost pada cost object berdasarkan pada actual direct
cost rate dikalikan jumlah aktual dari input direct cost yang digunakan.
Peiode waktu digunakan untuk menghitung
Indirect-Cost Rates
Ada dua alasan untuk menggunakan periode yang lebih
lama untuk menghitung tingkat biaya tidak langsung:
The numerator reason (indirect-cost pool) - Semakin pendek periode, semakin besar pengaruh pola musiman terhadap jumlah biaya.
The denominator reason (quantity of the cost-allocation base) - Alasan lain untuk periode yang lebih panjang adalah untuk menghindari penyebaran indirect cost per bulan terhadap tingkat fluktuasi output bulanan dan fluktuasi jumlah biaya yang dialokasikan.
The numerator reason (indirect-cost pool) - Semakin pendek periode, semakin besar pengaruh pola musiman terhadap jumlah biaya.
The denominator reason (quantity of the cost-allocation base) - Alasan lain untuk periode yang lebih panjang adalah untuk menghindari penyebaran indirect cost per bulan terhadap tingkat fluktuasi output bulanan dan fluktuasi jumlah biaya yang dialokasikan.
Normal
costing adalah sistem penetapan
biaya yang (1) melacak direct cost pada cost object dengan menggunakan actual direct
cost rate dikalikan jumlah aktual dari input direct cost dan (2) mengalokasikan
indirect cost berdasarkan pada indirect cost rate yang dianggarkan dikali
jumlah sebenarnya dari biaya yang dialokasikan.
Pendekatan umum Job Costing menggunakan Normal
Costing
- Mengidentiikasi pekerjaan yang merupakan cost objek
yang terpilih.
- Mengidentifikasi direct cost dari pekerjaan.
- Memilih basis alokasi biaya yang digunakan untuk
mengalokasikan indirect cost pada pekerjaan.
- Mengidentifikasi indirect cost yang terkait dengan
setiap basis alokasi biaya
- Menghitung rate per unit dari setiap basis alokasi
biaya yang digunakan untuk mengalokasikan indiect cost pada pekerjaan.
- Menghitung indirect cost yang dialokasikan untuk
pekerjaan
- Menghitung total cost pekerjaan dengan menambahkan
semua direct dan indirect cost terkait dengan pekerjaan
Satu-satunya perbedaan antara biaya pekerjaan dengan
normal costig dan actual costing adalah bahwa normal costing menggunakan tarif
indirect cost yang dianggarkan, sedangkan actual costing menggunakan actual
indirect cost rate dihitung setiap tahun pada akhir tahun.
Comments
Post a Comment